Create your blog and photo album with postbit
Create your blog and photo album

Create new post

Content:

Upload a picture:
Tags (keywords separated by comma)

Save Cancel
carterarnold4:   Followers: 0 ; Following: 0


Berikut Cara Menyelenggarakan Aqiqah Secara Muslim



Aqiqah itu berisi memutus dan melubangi, & ada juga yang menyiarkan bahwa akikah adalah sebutan bagi satwa yang disembelih, dinamakan demikian karena lehernya dipotong, dan dikatakan pun bahwa akikah merupakan serabut yang diboyong si budak ketika real. Adapun maknanya secara syari’at adalah satwa yang disembelih untuk menyelesaikan bayi yang dilahirkan. Aqiqah adalah sembelihan yang disembelih untuk keturunan yang segar lahir. Pengarang kitab Mukhtar Ash Shihhah mengatakan: " Al-'Aqiqah ataupun Al-'Iqqah mempunyai adalah rambut makhluk yang baru dilahirkan, baik manusia atau hewan. Dinamai agaknya daripadanya satwa yang disembelih untuk bujang yang segar lahir di dalam hari keseminggunya.

1. Kecil Hukumnya
Aqiqah hukumnya adalah sunnah muakkad, sekalipun pengampu dalam bentuk sulit. Aqiqah dilakukan sebab Rasulullah saw. dan karet sahabat. Berikut adalah hadits-hadits tentang mengakikahkan anak yang baru menyembul.

1. Rasulullah saw. bersabda:
“Setiap momongan tergadai beserta aqiqahnya, disembelihkan (kambing) untuknya pada hari ke tujuh, dicukur dan diberi nama” [HR Abu awud, no. 2838, at-Tirmidzi no. 1522, Pelerai demam Majah no. 3165 dsb dari saki Samurah bin Jundub r. a.. Hadits ini dishahihkan oleh al-Hakim dan disetujui oleh adz-Dzahabi, Syaikh al-Albani dan Syaikh Abu Ishaq al-Huwaini di kitab al-Insyirah Fi Adabin Nikah hlm. 97]#@@#@!!.

2. Ashhabus Sunan memberitahukan:
Bahwa Rasul saw. meng-aqiqahkan Hasan & Husain (cucunya dari Fathimah - pen) masing-masing seekor kambing qibasy.

3. & dari Tindasan bin Pemandu Ash-Dhabiey, bahwa Nabi saw. bersabda: "Untuk anak laki-laki aqiqahnya. harga aqiqah bandung Tumpahkanlah atasnya darah, & hilangkanlah daripadanya kotoran & najis. " (Riwayat Al-Khamsah).

4. Hadits dalam shahih Bukhari
Di setiap anak bertepatan aqiqahnya, oleh sebab itu sembelihlah satwa dan hilangkanlah gangguan darinya.

5. Hadits riwayat Serbuk Daud
Rasulullah saw Shallallaahu 'alaihi wa Sallam memerintahkan meronce agar beraqiqah dua sudut kambing yang sepadan (umur dan besarnya) untuk bocah laki-laki & seekor kambing untuk bocah perempuan.

6. Hadits hal Malik serta Ahmad
Fatimah Binti Nabi SAW (setelah melahirkan Rancak dan Husain) mencukur serabut Hasan serta Husain lalu ia bersedekah dengan argentum seberat tara rambutnya.

7. Hadits sejarah Abu Daud dan Nasai
Barang siapa diantara kamu ingin beribadah tentang anaknya patut dilakukan aqiqah untuk bani dua ekor kambing yang serupa umurnya & untuk keturunan perempuan seekor kambing.

dua. Aqiqah Untuk Anak Laki-Laki serta Anak Perempuan
Yang afdhal untuk anak laki-laki disembelihkan dua ekor kambing/domba yang seolah-olah dan umurnya bersamaan. Dan untuk bani perempuan 1 ekor.
Daripada Ummu Karz Al-Ka'biyah berkata: Aku relasi mendengar Rasulullah saw. bersabda:

" Untuk anak laki-laki dua ekor kibas yang seolah-olah, dan untuk anak perempuan satu sudut. " & dibolehkan mono ekor domba untuk bani. Rasulullawh saw. pernah mengerjakan yang demikian untuk Laksmi dan Husain r. a., seperti di dalam hadits yang lalu.
“Dahulu kami dimasa jahiliyah jikalau salah seorang diantara kita mempunyai anak, ia menjagal kambing serta melumuri kepalanya dengan darah kambing tersebut. Maka sesudah Allah menghadirkan islam, aku menyembelih kambing, mencukur atau menggundul penyelenggara si momongan dan melumurinya dengan minyak wangi. ” [HR. Abu Daud juz 3 hal 107].

Di hadits lain yang berisikan tentang sejarah aqiqah yang diriwayatkan oleh Rumpun Hibban “Dari Aisyah ia berkata ‘Dahulu orang manusia pada perihal jahiliyah jikalau mereka beraqiqah untuk seorang bayi, mereka melumuri kapas dengan sundut aqiqah, kemudian ketika menyikat rambut si bayi itu melumurkan di kepalanya’. Maka Nabi saw bersabda, ‘Gantilah darah ini dengan minyak wangi. ’” [HR Ibnu Hibban juz 12 hal 124].

3. Saat Penyembelihan

1. Jika mengizinkan, penyembelihan dilangsungkan pada hari ke-7. Bahwa tidak, oleh sebab itu pada hari ke-14. Meski yang demikian masih bukan memungkinkan, jadi pada hari ke-21 atas hari kelahirannya. Jika sedang tidak mengharuskan maka dalam kapan saja. Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Al-Baihaqi dikatakan:?????????????????????????????? "Disembelih pada hari ketujuh, & pada hari ke-empatbelas, & pada hari kedua persepuluhan satu. "
Rangkaian Berikutnya:
- Memberi anak sebutan
- Menyikat rambutnya.
- Bersedekah seberat timbangan rambutnya.

2. Mengenai syarat fauna kambing yang dapat dijadikan aqiqoh itu sama beserta syarat hewan qurban (kurban) sbb:
- Kambing: tertib berusia 1 (satu) tahun dan mengakar usia (dua) tahun.
- Domba: siap berusia 6 (enam) bulan dan masuk bulan ke-7 (tujuh).
- Tidak mahir ada elemen badan fauna yang keburukan.
- Dagingnya tidak mahir dijual.

4. Bersamaan Jurang Qurban serta Aqiqah.
Atas sini muncul pertanyaan, yaitu bolehkah mengikat niat aqiqah dan kurban? Bila hal itu diperbolehkan apakah secara otomatis persembahan yang dijalani sekaligus sanggup menggugurkan imbauan akikah? Menyerempet hal berikut ada dua pendapat:

Qurban yang ia tunaikan ini bisa sekali lalu diniatkan aqiqah dan meruntuhkan anjurannya. Ide ini merupakan opsi yang disampaikan sambil Mazhab Hanafi dan satu diantara riwayat Ahmad. Dari kalangan tabi’in, Al-Hasan Al-Bashri, Pelerai demam Sirin, dan Qatadah, mufakat dengan amatan ini. Meronce berargumentasi, substansi kedua kebiasaan sama, yaitu mendekatkan ada kepada Yang mahakuasa swt. melalui sembelihan satwa. Keduanya dapat saling melengkapi dan menimbun. Kasus hukumnya sama tatkala shalat tentu di Langgar disertai secara niat shalat sunah tahiyyatal masjid. Mantan mufti Arab Saudi, Syekh Muhammad bin Ibrahim, menolong opsi berikut.

Kedua kebiasaan itu bukan boleh disatukan dan gak bisa meruntuhkan salah satunya. Qurban adalah qurban dan aqiqah adalah aqiqah. Pendapat ini disampaikan sebab Mazhab Maliki, Syafi’i, serta salah satu tambo Mazhab Ahmad. Alasan yang mereka kemukakan, yaitu masing-masing dari akikah dan kurban memiliki tumpuan yang luar biasa. Maka tersebut, satu setara lain tidak boleh digabung. Latar belakang serta motif papar kesunnahan ke-2 ibadah ini pun berselisih. Jadi, tenang tepat disatukan. Misalnya, kompensasi yang berlangsung di haji tamattu' dan denda yang berlaku dalam fidyah.

Post by carterarnold4 (2017-02-02 20:48)

Post your comment:

Name: Email: Site:


| Explore users | New posts | Create your blog | Create your photo album |
| About Postbit | Our blog | Terms of use | Contact Postbit |


Copyright © 2017 - postbit.com